Tuesday, March 20, 2012

[CelebriTues] Ika Karlina Idris

Tahun 2006, kami bertemu di kelas A MM Kom UI.


Kuliah biasa mulai pukul 19:00. Tapi perempuan ini sering datang saat kuliah telah berjalan. Dengan terburu-buru, ia masuk kelas dan langsung duduk di deretan depan. Wajar, selain kuliah, dia juga bekerja sebagai wartawan di salah satu harian nasional. Kalau telat begitu, pasti dia baru saja meliput berita. Namun, bukan berarti dia tidak fokus dengan materi yang diterangkan dosen. Dia bahkan bisa dibilang kritis. Kenalkan, namanya Ika Karlina Idris. Saya biasa memanggilnya Ikot.

Ikot senang sekali diskusi. Semua penjelasan dosen yang kurang sreg di hati pasti akan dia diskusikan. Gaya bicara yang tegas dan cepat  adalah ciri khas Ikot yang mencerminkan kekritisannya. Belum lagi, diskusi bahan berita yang tak kalah rumit. Waktu itu, seingat saya, Ikot bertanggung jawab di desk ekonomi. Kalau Ikot mengajak diskusi tentang ekonomi, saya biasanya menghilang diam-diam karena tidak terlalu menguasai. Ahahahaha. 

Eits, jangan salah. Meski sering bicara berapi-api, perempuan kelahiran 24 Juli ini sangat menyukai puisi. Dia juga piawai menulis sajak-sajak indah. Kata Ikot, "Puisi itu bukan picisan!" Coba deh main-main ke blognya. Tapi, sayang belakangan Ikot tidak sempat meng-update blognya.

Ah saya ingat, dulu ia gemar sekali membeli sepatu! Setiap beli sepatu baru, dia pasti menunjukkannya pada saya. Entahlah sampai sekarang dia masih begitu atau tidak. Oiya, ada satu kedai kopi favorit yang Ikot perkenalkan pada saya. Tapi sayang, kedai itu sekarang sudah tidak ada lagi. Namanya Au Lait, di Cikini. Dia beberapa kali mentraktir saya. Kami ngobrol dan belajar bersama. Tentu saja, Ikot penggemar kopi!

Ketahuan kan CherryBelle nyontek gaya siapa?
Foto ini diambil tahun 2006 lho :)
Kesempatan Mengajar
Ikot adalah orang yang berjasa dalam kegiatan lecturing saya. Dialah yang memberi kesempatan dan mempercayai saya untuk mengajar di universitas tempatnya bekerja. Hingga akhirnya saya menemukan passion sebagai pengajar. Walaupun dia berkali-kali bilang saya lebay, saya tetap akan selalu berterima kasih. Thank you so much Kot! Semoga Allah membalas kebaikan lo dengan kebaikan yang berlipat-lipat. Amin

Sekarang Ikot masih mengajar di Universitas Paramadina Jakarta. Dia juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi. Saya belum pernah menghadiri kelasnya, namun beberapa mahasiswa bilang Ikot dosen yang asyik dan up to date. Walaupun, ada beberapa yang bilang Ikot galak. Aahahaha. "Bukannya galak, Em. Tapi mau nggak mau kita harus nunjukkin kredibilitas. Jadi, mahasiswa tidak seenaknya," begitu pesan Ikot.




8 comments:

  1. Salam kenal utk Ikot ya My!
    Bisa nih minta ngajarin tips jadi lecturer ke Emy ^^

    ReplyDelete
  2. titip pertanyaan dong ke Ikot, bulan lalu dateng ke outbound Spektrum atau ga. hihihi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihhh nitip2 pertanyaan. bayar! 1 pertanyaan=1000 euro.

      Delete
    2. Emy.....
      Si Cibi-cibi itu menjiplak gaya andalan gue. Damn! hruasnya gue patenkan sejak awal. sial.sial.sial.sial

      Anyway, thankyou Emy buat tulisannya. Kenapa gue jadi keren kayaknya di tulisan elo.. heheheh.. berasa seleb euy ditulis profilenya.

      Delete
  3. aaahh pasti asyik deh punya dosen yg seperti mbak ikot :D

    ReplyDelete